Home » , , , , » Miliaran Duit Nasabah Dibawa Kabur Pialang, Kepala Bappebti Kok Cuma Bilang Sabar!

Miliaran Duit Nasabah Dibawa Kabur Pialang, Kepala Bappebti Kok Cuma Bilang Sabar!


JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Miris mendengar curhatan para nasabah pialang berjangka komoditi ini. Miliaran duit para nasabah bisnis berjangka melayang dibawa kabur oknum perusahaan Pialang yakni PT Rex Capital Futures (RCF) yang berada dibawah pengawasan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Sutriono Edi.
Parahnya, sang kepala Bappebti itu belum bisa memberikan jawaban kongrit atas tuntutan ganti rugi para nasabah untuk mendapatkan dana konpensasi pialang berjangka yang cedera janji itu meski hal itu diatur dalam PP 49.
“Dana Konvensasi itu memang dana yang harus diberikan sebagai ganti rugi kepada nasabah yang cedera janji beserta semua tetek bengeknya sebesar yang telah nasabah keluarkan. Tapi tanggapan Kepala BAPPEBTI Sutriono Edi menungu keluarnya SK dari BAPPEBTI, jadi kami hanya disuruh sabar dan sabar. Ya kaya lagu iwan fals. Kalaupun kami dapat kemarin hanya sekitar 7% dari total kerugian sekitar Rp5 miliar,” ungkap juru bicara para korban, Achmad Amir, kepada citraindonesia.com, di Jakarta, Selasa (17/2/2015).
Ironisnya, Kepala Bappebti Sutriono Edi, selaku pemimpin tertinggi bisnis berjangka komoditi ini hanya bisa meminta para nasabah ini bersabar. Padahal 6 dari 38 nasabah yang duitnya raib Rp5 miliar lebih tengah galau atau bahkan sebagian depresi. Kini mereka menunggu ketidakpastian. Dan patut dicatat bahwa para nasabah forx dan komoditi berjangka Indonesia yang jumlahnya ribuan itu akan mengalami hal yang sama dengan mereka ini jika negara lalai memproteksinya.
Ia menilai motif perkataan sabar BAPPEBTI ini modus untuk membuat nasabah lelah datang ke BAPPEBTI, katanya karena memang sengaja dibuat seperti itu, sehingga tidak mau lagi datang kesana (BAPPEBTI), dan akhirnya kasus seperti ini hilang ditelan bumu.
“Itu memang rencana mereka (Bappebti) supaya terlupakan oleh kami. Supaya kita lelah menghadapi birokrasi yang sebegitu ribet dan banyak trik dan tetek bengek di dalamnya. Kata Kepala BAPPEBTI, kalau SK keluar, maka dia akan kelurkan atau cairkan dana tersebut. Jadi tergantung dari SK BAPPEBTI, kami disuruh sabar hingga waktu yang tidak ditentukan. Sementara keluarga kami sudah kepayahan untuk hidup,” imbuhnya kecewa.
Sebelumnya, para nasabah pialang berjangka komoditi ini sudah meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel merevolusi mental Kepala Bappebti, Sutriono Edi hingga jajarnnya.
Karena para korban ini menilai para pejabat negara itu lalai memproteksi aset para nasabah bisnis foreign exchange (forex) sehingga dirugikan miliaran rupiah.
“Kami ini 8 orang dari 36 orang korban yang dirugikan. Kerugian kami Rp5.097.132.500. Kami suda melaporkan kasus ini ke Kepala Bappebti Bapak Sutriono Edi. Tapi jawabannya cuma saba- sabar dan sabar. Karenanya kami meminta Pak Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel merevolusi mental Kepala Bappebti Pak Sutriono Edi dan jajarannya,” tegas juru bicara para korban, Achmad Amir, kepada wartawan di Restoran Penang Bistro, Jakarta Pusat, Senin (16/2/2015). (pemi)
Sumber Berita: CitraIndonesia.com : Pemi - Breaking NewsDagang

0 comments:

Post a Comment

 
Contact us: kasusrcf@gmail.com
Copyright © 2015. TIM INVESTIGASI KASUS PT. RCF - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger