Home » , , , , » Nasabah Forex Tertipu Miliaran Rupiah, Bagaimana Pengawasan Bappebti?

Nasabah Forex Tertipu Miliaran Rupiah, Bagaimana Pengawasan Bappebti?




Jakarta -Berbagai kasus penggelapan dana nasabah oleh pemilik perusahaan masih kerap terjadi. Kali ini dialami Achmad Amir, Agung Sabarkah, Mickhael Marthin, dan 5 teman lainnya yang menginvestasikan dananya di instrumenforeign exchange (forex) di bursa berjangka.

Kerugiannya mencapai Rp 5 miliar, ditambah nasabah lain totalnya sampai Rp 10 miliar. Nasabah-nasabah ini menggunakan jasa pialang PT Rex Capital Futures (FCR) dalam bertransaksi forex.

Analis Commodity Desk PT Millennium Penata Futures Suluh Adil Wicaksono mengungkapkan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selaku otoritas di perdagangan komoditi perlu melakukan pengawasan lebih ketat agar permasalahan serupa tidak terulang.

"Yang dimaksud penipuan itu ada kerugian nasabah bukan karena rugi investasi, tapi kerugian yang tidak wajar. Sosialisasi dan pengawasan kurang, belum ke khalayak umum. Jangan nunggu kejadian, sehingga orang yang rugi merasa belum tersosialisasi," ujarnya saat dihubungi detikFinance, Rabu (18/2/2015).

Suluh menjelaskan, meskipun Bappebti sudah melakukan tugasnya untuk mengawasi, melihat, dan menindak, namun perlunya peningkatan dan pengawasan terhadap masing-masing perusahaan berjangka.

Sosialisasi kepada masyarakat soal investasi di bursa berjangka juga perlu diperlebar.

"Mereka sudah melakukan tugasnya sebagai pengawas dengan melakukan pemantauan, namun sosialisasi belum secara menyeluruh, harusnya dilakukan secara berkala. Bappebti itu mengawasi, melihat, dan menindak tapi tidak bisa mencegah, jadi lebih ke sosialisasi," ungkap dia.



Untuk itu, kata Suluh, menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antar pihak juga perlu ditingkatkan agar kasus serupa bisa dicegah.

"Ke depan supaya tidak terjadi hal serupa, harus terjalin komunikasi yang baik dari otoritas, tidak hanya mengawasi tapi koordinasi. Ini harus dicegah, kalau nggak dicegah bisa terulang," ucapnya.

Untuk konsumen, Suluh menambahkan, antisipasinya adalah dengan meneliti benar izin perusahaan tersebut dan memastikan perusahaan itu tercatat di bursa berjangka.

"Atas kejadian ini bisa jadi pialang yang lain ikut prihatin, pialang juga akan banyak pertanyaan dari nasabah," imbuh Suluh.


6 comments:

  1. Kalau investor yang tak tau bagaimana kionerja forex mungkin akan mudah tergiur dengan ajakan ini akrena memang marketingnya sangat menjanjikan. namun sebagai trader yang tiap hari lihat chart tentu tau resiko yang terjadi dan saya kira lebih aman untuk belajar sendiri untuk trading, saya juga sebelum menggunakan akun ril di broker octafx berusaha untuk belajar dengan menggunakan akun demo kemudian deposit hanya dengan 5$ mellalui bank lokal

    ReplyDelete
  2. Tulisan yang bagus dan menarik, lebih baik memakai broker yang sudah teregulasi dengan baik, forex broker reviews banyak bertebaran dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, supaya kita puas dalam tradingnya.

    ReplyDelete
  3. Didalam future trading, seorang trader harus lebih dahulu melihat regulasi dari suatu broker, dan review broker yang akan dijadikan mitra usaha, baik sebagai trader independent atau sebagai IB broker tersebut, untuk menjamin sesuai aturan dalam bisnis trading online.

    ReplyDelete
  4. Sebaiknya trading pada broker teredulasi berskala international forex trading, karena adanya transparansi dalam pelayanan terhadap kliennya.

    ReplyDelete
  5. Untuk kehati-hatian dalam bisnis forex ini memerlukan broker yang dapat dipercaya, dan sebaiknya melihat hal ini pada forex broker list yang terdapat pada forum-forum forex dalam dan luar negeri.

    ReplyDelete
  6. Tren adalah anugrah untuk para pedagang..

    Mari kita luruskan satu hal, jika pasar memiliki jenis kelamin dan bisa jadi itu perempuan dan itu akan menjadi wanita yang sangat independen. Itu tidak memiliki, menjawab atau menghasilkan kepada siapa pun untuk alasan apapun. Dia melakukan apa yang dia inginkan dan konsekuensi yang terjadi dengan tindakannya berada di luar jangkauan dan perawatannya. Tidak peduli seberapa dekat Anda berpikir Anda dapat menguasainya, dia akan selalu melemparkan giliran yang tidak terduga kepada anda, setiap kali Anda berpikir bahwa Anda dapat merasa aman di sisinya, akan selalu ada orang lain berpikir bahwa mereka lebih aman namun pada kenyataannya tidak ada satupun yang benar. Pasar memiliki satu kelemahan meskipun, dia, seperti kebanyakan perempuan, tertarik dengan hal-hal mengkilap.

    Selengkapnya ada dibawah ini.. :D
    Pedagang yang masuk akal adalah...

    ReplyDelete

 
Contact us: kasusrcf@gmail.com
Copyright © 2015. TIM INVESTIGASI KASUS PT. RCF - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger